Analisis Rasio Keuangan CAEL (Capital Assets Earning Liquidity) dalam Menilai Kesehatan Bank-Bank BUMS yang Go Public

Zartana, Laura Melati (2011) Analisis Rasio Keuangan CAEL (Capital Assets Earning Liquidity) dalam Menilai Kesehatan Bank-Bank BUMS yang Go Public. Skripsi thesis, Universitas Widya Kartika.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK 282.pdf

Download (8kB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Rasio Keuangan CAEL (Capital Asset Earning Liquidity) dalam menilai tingkat kesehatan bank-bank BUMS yang Go Public. Tujuannya adalah untuk mengetahui dan mengkaji analisis rasio keuangan CAEL dalam menilai tingkat kesehatan bank-bank BUMS yang Go Public. Bank di masa ini memiliki fungsi yang semakin luas dan penting bagi masyarakat Dengan semakin meningkat dan meluasnya kegiatan operasional suatu bank, maka bank harus memiliki kinerja yang baik dan tingkat kesehatan bank yang baik sehingga dapat memelihara kepercayaan masyarakat dan menunjang kestabilan keuangan. Analisis terhadap laporan keuangan perusahaan perbankan di Indonesia umumnya menggunakan lima aspek penilaian yaitu CAMEL (Capital, Asset, Management, Earnings, Liquidity). Analisis terhadap laporan keuangan ini menggunakan data ekstern yaitu laporan keuangan. Sehingga aspek manajemen tidak digunakan dalam penelitian ini karena merupakan data eksternal (internal perusahaan). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah (1) PT Bank Central Asia, Tbk (2) PT Bank CIMB Niaga, Tbk (3)PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (4) PT Pan Indonesia Bank, Tbk (5) PT Bank Internasional Indonesia, Tbk (6) PT Bank Permata, Tbk. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari situs resmi dan perpustakaan Bank Indonesia selama periode 2007-2008. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode dokumentasi dengan mencatat data dari dokumen yang berkaitan yakni dokumen penting yang diambil dari situs resmi dan perpustakaan Bank Indonesia. Faktor Capital bank-bank BUMS yang go public selama periode 2007- 2008 yang diukur dengan rasio CAR memiliki rasio diatas 8%, dan rasio CAR yang paling tinggi dipegang oleh Panin bank dengan rasio CAR sebesar 20,78% pada tahun 2007 dan sebesar 19,96% pada tahun 2008 dan rasio yang paling rendah dari keenam bank yang dianalisa yaitu bank CIMB Niaga pada tahun 2007 sebesar 10,50%. BCA adalah bank yang memiliki nilai kredit paling tinggi baik pada tahun 2007 sebesar 29,14 dan sebesar 30 pada 2008. Nilai kredit earning bank-bank BUMS pada tahun 2007 adalah 10 untuk faktor earning kecuali BII yaitu sebesar 9,58. Pada tahun 2008 CIMB Niaga, Permata dan BII mengalami penurunan nilai kredit. Pada tahun 2007 penilaian terhadap faktor liquidity menunjukkan bahwa bank-bank BUMS yang go public menunjukkan kriteria cukup sehat. Dari perhitungan yang telah dilakukan pada bank-bank BUMS yang go public dalam periode 2 tahun yaitu tahun 2007 dan tahun 2008 menunjukkan bahwa BCA adalah merupakan bank yang memiliki tingkat kesehatan yang paling baik dengan kriteria sehat untuk semua aspek.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: SK.AK Zar 282 2011
Uncontrolled Keywords: Rasio keuangan, CAEL (Capital Asset Earning Liquidity), Kesehatan Bank
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5001-6182 Business > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Perpustakaan UWIKA
Date Deposited: 19 Sep 2022 06:17
Last Modified: 19 Sep 2022 06:17
URI: http://repository.widyakartika.ac.id/id/eprint/2167

Actions (login required)

View Item View Item