Antonio, Darwis (2025) MONITORING PENGINGAT TINGKAT DEHIDRASI TUBUH MELALUI WARNA URINE DENGAN METODE FUZZY MAMDANI DI URINOIR TOILET. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Widya Kartika.
|
Text (ABSTRAK)
Cover Abstrak 21323002 Atsirur Romdhoni.pdf Download (2MB) |
Abstract
Dehidrasi adalah gangguan dalam keseimbangan cairan atau air pada tubuh. Hal ini merupakan ketidak seimbangan cairan tubuh dikarenakan pengeluaran cairan lebih pada tubuh yang kemudian keluarkan melalui keringat atau urine. Khususnya Laki-laki saat buang air kecil seringnya melakukan di Urinoir Toilet dan seringkali tidak memperhatikan visual warna urine yang dikeluarkannya, padahal salah satu indikasi untuk mengecek tingkat hidrasi tubuh adalah melalui visual cek warna urine yang dikeluarkan dari kemaluan saat aktivitas buang air seni berlangsung, walaupun secara kampanye di atas Urinoir Toilet telah dipasang sticker Tabel Warna Urine untuk mengecek kondisi tingkat hidrasi tubuh, namun masih kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat pengecek warna urine dan pemberi informasi level hidrasi tubuh yang dikeluarkan laki-laki saat buang air seni di Urinor Toilet dan saran terkait konsumsi asupan cairan minum air putih. Alat yang dipasang menggunakan metode Fuzzy Mamdani sebagai dasar dalam penentuan kondisi tingkat Dehidrasi tubuh yaitu Tidak Dehidrasi, Dehidrasi Ringan, Dehidrasi Sedang dan Dehidrasi Berat. Adapun derajat keanggotaan Warna urine (RGB), nanti akan dibagi menjadi 3 yakni sedikit, sedang dan banyak. Selanjutnya dibuat 8 sampel menyerupai warna urine sesuai warna dari Tabel warna urine untuk dilakukan uji pada alat Urinoir. Inputnya adalah warna urine (RGB) akan dibaca oleh sensor warna TCS 3200, diproses oleh Arduino dan Outputnya adalah berupa LCD Level Hidrasi dan Saran terkait konsumsi air minum. Dari hasil Pengecekan Nilai R, G, B terhadap 8 sampel dengan simulasi di Matlab menggunakan metode Fuzzy Mamdani diperoleh kesesuaian pengecekan terhadap Level Dehidrasi sebesar 37,5%. Sedangkan Pengecekan Nilai R, G, B terhadap 8 sampel dengan Arduino diperoleh kesesuaian terhadap Level Dehidrasi sebesar 100%. Rendahnya nilai kesesuain terhadap Level Dehidrasi pada metode Fuzzy Mamdani ini dikarenakan data sampel yang diuji sedikit, sehingga membuat prediksi output keputusan masih didapati tidak sesuai Level Dehidrasi yang diharapkan.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) |
|---|---|
| Additional Information: | SK.ELE Ant 45 2025 |
| Uncontrolled Keywords: | Dehidrasi, Urine, Urinoir, Arduino, Fuzzy Mamdani, Sensor warna TCS 3200 |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1-9971 Electrical engineering. El ectronics. Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Perpustakaan UWIKA |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 08:18 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.widyakartika.ac.id/id/eprint/3596 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
